Menggunakan CMS atau Membuatnya Sendiri

Menggunakan CMS atau Membuatnya Sendiri

Saat ini kebutuhan untuk memiliki website sudah menjadi hal penting bagi pelaku bisnis. Penggunaan website bisa digunakan untuk menjual produk perusahaan itu secara langsung atau sekedar menampilkan informasi mengenai jasa yang ditawarkan oleh persuhaan tersebut. Untuk perusahaan yang memiliki tenaga ahli IT di kantornya tentu hal ini bukan hal yang sulit, namun untuk perusahaan yang tidak memilikinya maka yang bisa dilakukan adalah mencari pihak ke-tiga untuk membuat situs tersebut.

Untuk perusahaan yang menampilkan informasi mengenai jasa yang ditawarkan maka website akan cenderung statis kecuali ada jasa baru yang ditawarkan perusahaan tersebut barulah website tersebut diperbaharui isinya. Berbeda dengan perusahaan yang melakukan penjualan produk yang cenderung lebih dinamis dari yang sama menawarkan jasa.

Nah… hal yang akan dibahas disini adalah disisi pembuat website atau biasa disebut website developer. Saat menerima pekerjaan membuat website biasa para developer memiliki 2 pilihan yaitu:  1. Menggunakan CMS yang sudah banyak beredar di internet seperti WordPress, Joomla (bukan Jomblo lho). 2. Membuatnya CMS sendiri sehingga prosesnya lebih sederhana.

Oh iya .. CMS itu kepanjangan Content Management System yang digunakan untuk memperbaharui isi website.

Jika menggunakan CMS yang sudah ada seperti WordPress atau Joomla maka kendala yang dihadapai adalah banyak fasilitas yang bisa membuat bingung penggunanya saat memperbaharui website padahal hanya ingin menambahkan 1 halaman website saja namun icon-icon yang dihadapi begitu banyak. Tapi keuntungannya adalah fasilitas yang tersedia sudah lengkap dan pekerjaan menjadi mudah, cukup mendesain themes sesuai kebutuhan maka pekerjaan pun selesai.

Fasilitas di Joomla

Namun jika membuat CMS sendiri sehingga prosesnya lebih sederhana dan sesuai kebutuhan maka perlu kerja ekstra untuk membuatnya. Keuntungan lainnya bila sudah pernah membuat CMS karya sendiri maka saat orderan website datang lagi bisa menggunakan pekerjaan sebelumnya :D .

Pada intinya semua tergantung kebutuhan dari perusahaan pengguna karena pembeli adalah raja. Jika pengguna menginginkan sesuatu yang simpel gak pake ribet mungkin pilihan CMS karya sendiri lebih baik. Namun bila  pengguna mengkehendaki fitur yang lengkap maka CMS yang beredar di internet dan memiliki fitur lengkap menjadi pilihan.

(Mau) Ijazah Palsu

(Mau) Ijazah Palsu

Saat ini kembali maraknya berita mengenai ijazah palsu. Sebenarnya fenomena ijazah palsu ini sudah lama terjadi di negeri ini. Memang ini sesuatu yang menggiurkan tanpa kuliah atau susah payah belajar bisa mendapatkan ijazah. Hal ini bisa terjadi disebabkan oleh 2 masalah yang mendasar yaitu :

  1. Mudahnya memalsukan ijazah secara fisik.
  2. Sulitnya melakukan klarifikasi terhadap pihak terkait mengenai ijazah.

Coba perhatikan ijazah yang kita miliki tampak sekali begitu mudah untuk dipalsukan, baik dari jenis kertas, latar tulisan, jenis huruf yang digunakan. Perusahaan percetakan level menengah sudah dapat menirunya dengan baik. Untuk mengatasi hal ini maka pihak kampus atau pemerintah harus menetapkan sebuah standar untuk bentuk fisik ijazah, sehingga cukup sulit untuk dipalsukan.  Misalkan mencetak ijazah wajib di Peruri dan memiliki  Certificate of Authenticity (COA).

Hal yang berikutnya adalah sulitnya pihak penerima kerja atau instasi pemerintah untuk melakukan klarifisikasi mengenai keaslian ijazah kepada pihak kampus. Nama kampus yang tertera di ijazah mungkin belum memiliki mekanisme untuk melakukan verifikasi ijazah.

Sebenarnya di era teknologi internet proses verifikasi ini bisa dilakukan dengan mudah. Pemerintah meminta setiap kampus untuk memiliki sebuah sistem informasi di internet yang memiliki fitur memasukan Nomor Induk Mahasiswa kemudian keluarlah beberapa informasi yang sifatnya tidak privat mengenai data mahasiswa tersebut. Data yang dikeluarkan misalkan NIM, Nama, Tanggal Lahir, Tahun Masuk, Tahun Keluar. Kalo dirasakan perlu bisa ditampilkan juga photo dari mahasiswa tersebut.

Bila pada proses tersebut nama mahasiswa sesuai dengan ijazahnya maka  ijazah dianggap sah, namun bila tidak maka pihak penerima kerja bisa melakukan verifikasi lanjut ke kampus terkait untuk memastikan sah atau tidaknya ijazah tersebut.

Kartu Nama

Kartu Nama

Reblogged from Padepokan Budi Rahardjo:

Click to visit the original post

Setiap ada acara pertemuan, seminar, dan sejenisnya pasti ada yang minta kartu nama. Dan … biasanya justru saya tidak bawa kartu nama. he he he. Jaman sekarang, apakah masih diperlukan kartu nama? Orang bisa melihat kontak saya di internet. Tinggal cari saja nama saya dengan menggunakan Google.

Saya sendiri sering menerima kartu nama. Banyak kartu nama. Dalam sebuah seminar bisa-bisa saya menerima puluhan kartu nama.

Read more… 105 more words

Men “Dewa” kan Suatu Bahasa Pemrograman

Men “Dewa” kan Suatu Bahasa Pemrograman

Sering menjumpai blog  baik dalam maupun luar yang menceritakan betapa buruknya suatu bahasa pemrograman dan betapa canggihnya bahasa yang dia gunakan. Bahkan pada bagian akhir tulisannya ada kalimat seperti ini :

I will not be happy until everyone on the planet has gone through Learn Python The Hard Way so go do that.

Mmm…. jadi inget jaman dulu kuliah ada 2 mazhab besar yaitu penggemar VB dan Delphi, waktu itu belum musim pemrograman berbasis web dan saya termasuk penganut mazhab Delphi. Bahasa pemrograman tampak seperti “Agama” saja :D .

Bagi saya pribadi bahasa pemrograman  apapun yang digunakan untuk membuat sebuah software sejauh dapat bekerja dengan baik  dan tidak bermasalah dengan infrastruktur yang ada maka sah-sah saja digunakan.

Jadi sudah puas dengan bahasa pemrograman yang anda kuasai? :D

Sekilas Penggunaan Operator di C

Sekilas Penggunaan Operator di C

Hasil kuis kemarin menunjukkan kurang kepahaman mahasiswa mengenai operator yang ada di bahasa C. Pada tulisan ini dibahas sedikit mengenai penggunaan operator tersebut.

Perbedaan ++a dan a++

Bila tandanya berada di depan ++a itu artinya akan menambahkan nilai a dan mengembalikan nilai a setelah ditambah.

a=7;
printf("a1=%d",++a);
printf("a2=%d",a);

maka hasilnya a1=8 dan a2=8

Bila tandanya berada di belakang a++ itu artinya  akan menambahkan nilai a  tetapi mengembalikan nilai  a sebelum bertambah.

a=7;
printf("a1=%d",a++);
printf("a2=%d",a);

maka hasilnya a1=7 dan a2=8

Begitu juga untuk –a dan a– memiliki sifat yang sama dengan ++a dan a++ hanya prosesnya adalah pengurangan.

Pengunaan a+=n dan a-=n

a+=n itu artinya a=a+n. Jadi a+=5 –> a= a +5.

a-=n itu artinya a=a-n. Jadi a-=5–> a=a-5.

a=7;
a+=3;
printf("a1=%d",a);
a-=8;
printf("a2=%d",a);

maka hasilnya a1=10 dan a2=2.

Arti Kata “Budak” di Kota Ini

Arti Kata “Budak” di Kota Ini

Budak dalam bahasa Indonesia adalah golongan manusia yang dimiliki oleh seorang tuan, bekerja tanpa gaji dan tiada punya hak asasi manusia. Namun tidak di kota Pontianak, “Budak” di sini berarti Anak. Sebelum memahaminya saya sempat terkejut mendengar kosa kata ini, karena saya juga pendatang disini. Berikut dialog teman saya saat pertama kali kata “Budak” terdengar oleh saya.

a: eh mam, nanti jadi ke rumah mu gak?

i: boleh, cuman jangan sampe budak-budak tau.

o: hah budak? siapa yang budak?

a: budak-budak itu maksudnya anak-anak yang lain.

o: ooohh #manggut-manggut

Kejadian dialog itu sudah lama sekali sekitar 20 tahunan yang lalu.

Jadi nanti jangan kaget kalo Anda datang ke kota ini bersama anak, lalu ada yang bertanya “Ini budak kah?” Itu artinya “Ini anak kah?”. Jadi jangan emosi dulu yah….

Contoh lain penggunaan kata “Budak” dalam bahasa Melayu

Budak mane tuh tadi? = Anak mana yang tadi itu

Budak-budak udah tidok keu? = Anak-anak  sudah tidur kah?

Yah kira-kira begitulah….

Mengambil Tanggung Jawab

Mengambil Tanggung Jawab

Beberapa waktu yang lalu meminta tolong kepada ketua angkatan untuk mengirimkan nim dan nama mahasiswa yang mengikuti kelas yang saya ajar dalam bentuk file excel. Namun setelah seminggu file tersebut belum juga dikirimkan. Setelah ditanya berbagai alasan diungkapkan.

Mmmhh… setelah berfikir sejenak mungkin ini bukan sepenuhnya kesalahannya dia karena kemungkinan sebagai ketua angkatan dia sibuk mengurus tetek bengek tugas angkatan yang diberikan dosen lainnya juga.

Atas dasar itulah terpikir juga lain kali jika ingin meminta bantuan mahasiswa tidak usah terpatok pada ketua angkatan tapi siapa saja mahasiswa yang bersedia mengambil tanggung jawab tersebut. Kesanggupan mahasiswa tersebut akan menjadikan pekerjaan itu cepat terselesaikan.

Ya tanggung jawab memang tidak bisa dipaksakan namun atas kesadaran diri sendiri

Mahalnya Biaya Pendidikan di Negeri Ini…

Mahalnya Biaya Pendidikan di Negeri Ini…

Subsidi BBM tak lama lagi akan dikurangi sehingga mengakibatkan harga BBM akan naik. Hal yang menjadi pertanyaan adalah sebenarnya kemana subsidi itu akan dialihkan? Belum ada kejelasan dari pemerintah mengenai hal ini. Sebagai orang yang berkecimpung di dunia pendidikan tentu saja saya mengharapkan pendidikan di negeri ini semakin baik dan terjangkau. Saat ini pendidikan di negeri ini begitu mahal sehingga dapat dikatakan si miskin gak boleh pinter. Mari kita lihat biaya pendidikan di sini dibandingkan dengan biaya pendidikan di negeri jiran.

Di sini biaya kuliah S1 memiliki rincian sebagai berikut (Sumber) :

  1. Biaya Penyelenggaraan Pendidikan yang dibayar di Muka (BPPM) Rp. 55.000.000,-
  2. Biaya Penyelenggaraan Pendidikan per Semester (BPPS) Rp. 5.000.000,-

Jika diasumsikan mahasiswa kuliah selama 8 semester maka total biaya yang mesti dikeluarkan adalah Rp. 55.000.000,- + Rp.40.000.00,- = Rp. 95.000.000 (Sembilan Puluh Lima Juta Rupiah).

Mari kita lihat biaya kuliah S1 di negeri jiran (Sumber)

  1. STUDY FEES
    1. Registration Fee RM20.00
    2. Minggu Haluan Siswa Fee RM180.00
    3. Alumni Fee RM100.00
    4. Co-CurriculumRM300.00
  2. PAYMENT FOR EACH SEMESTER
    1. Activity & Student’s Khairat Fees  RM21.00
    2. Student Services Fee RM45.00
    3. UTM Services Fee RM110.00
    4. Computer Services fee RM20.00
    5. Education Fee RM700.00

Jadi dengan asumsi kuliah 8 semester total biaya yang dikeluarkan RM 600 + (RM 896 * 8) = RM 7768 atau senilai Rp. 23.304.000 (Dua Puluh Tiga Juta Tiga Ratus Empat Ribu Rupiah).

OK itu masih harga warga negara asli. Bagaimana dengan warga negara asing? Pada umumnya biayanya menjadi 3 kali lipatnya, berarti sekitar Rp. 69.912.000 atau sekitar Rp. 70.000.000,- (Tujuh Puluh Juta Rupiah).

Ajaib kan, ternyata masih lebih mahal kuliah di Indonesia! Mengenai biaya hidup tidak jauh berbeda dengan di Indonesia. Mungkin hanya kecintaan terhadap bangsa saja yang membuat orang tua di Indonesia tidak mau mengkuliahkan anaknya di negeri jiran.

Musim Kucing Melahirkan?

Musim Kucing Melahirkan?

Beberapa hari belakangan ini dijalan sering melihat anak-anak kucing sedang disusui induknya atau sedang digigit induknya untuk berpindah tempat karena masih terlalu kecil untuk bisa berjalan. Kucing atau binatang pada umumnya memiliki waktu kawin, jadi diluar waktu tersebut kucing tidak  kawin. Hal ini mungkin yang menyebabkan mengapa pada waktu bersamaan terlihat banyak anak-anak kucing di jalan. Masa kehamilan kucing adalah 9 minggu.

Kalo berbicara soal kucing, dirumah banyak sekali kucing yang menumpang makan, karena secara rutin setiap siang selalu disediakan 1 loyang nasi yang telah di campur ikan rebus. Kucing-kucing tersebut tidak semuanya jinak tetapi ada juga yang liar. Liar dalam artian tidak mau ditangkap atau dielus-elus.

Are you cat lovers?

Nafkah Batin..?

Nafkah Batin..?

Dalam sebuah rumah tangga ada tuntutan untuk memenuhi nafkah lahir dan batin. Nafkah lahir seperti makanan, pakaian,  tempat tinggal dan segala sesuatu yang bersifat fisik. Sekarang pertanyaannya apa yang disebut nafkah batin? Mungkin kebanyakan orang menjawab adalah SEX. Apakah betul SEX itu nafkah batin di dalam rumah tangga.

Sekarang coba perhatikan definisi batin itu sendiri (sumber: http://kamusbahasaindonesia.org/batin/mirip) :

  1.  sesuatu yg terdapat di dalam hati; sesuatu yg menyangkut jiwa (perasaan hati dsb).
  2. sesuatu yg tersembunyi (gaib, tidak kelihatan): sukar mengetahui (mengukur).
  3. semangat; hakikat

dari definisi terlihat bahwa SEX tidak termasuk pada kategori batin, sebab tidak terdapat dalam hati dan bukan hal tersembunyi.

Lalu apa nafkah batin itu? Nafkah bathin itu adalah amalan agama seperti shalat, puasa, dzikir, membaca Al-Quran. Maka suami dapat dikatakan memberikan nafkah batin pada istrinya apabila dia sudah mengajarkan tentang amal agama kepada istrinya. Misalkan bagaimana tata cara shalat, membaca Al-Quran dengan benar, bacaan dzikir yang diamalkan, aturan-aturan agama dan segala hal yang terkait dengan amalan agama.

Bagaimana bila sang suami tidak mengetahui mengenai pelajaran agama? Ya mau gak mau belajar agama dengan ustad kemudian ajarkan kepada istri di rumah. Bukan istri yang pergi keluar belajar langsung sama ustad. Nanti nafkah batinnya dari ustad dong :D .

Semoga kita semua diberi kekuatan untuk amal. Amin